
| Home |
| Tentang PDGI |
| Informasi |
| Fak. Kedokteran Gigi |
| Dental Software |
| Lowongan/Forum |
| Directory |
| Jokes |
| Links |
| Kontak |
| Buku Tamu |
| Konsultasi Gigi |
| Kesehatan Gigi & Mulut Balita |
|
|
Kesehatan gigi & mulut balita usia dini sedang dalam pertumbuhan yang pesat. Maka gigi geligi yang sehat diperlukan agar anak dapat mengunyah dengan sempurna, hingga sari makanan dapat diserap dengan baik.
Sementara dua pertiga dari wajah dimulai dari dasar mata sampai ke dagu ditentukan oleh dasar rahang. Dan rahang dapat dirangsang pertumbuhannya dengan pemberian ASI, disamping fungsi pengunyah yang sempurna. Gigi berlubang pastilah menimbulkan rasa sakit, terutama waktu mengunyah sehinggga anak takut untuk makan dan cendrung memilih makanan yang lembut. Hal ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan rahang dan pola makan yang tidak seimbang. Oleh karena itu kesehatan gigi dan mulut harus dijaga sejak dini, ucap Kasubdin JPKM dan Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Effendi Djunaidi SH kepada Pontianak Post, Selasa (10/5).Menurut dia, kelainan pada gigi dan mulut yang sering ditemukan, seperti gigi berlubang, kelainan pada gusi, juga kelainan yang disebabkan karena kebiasaan buruk. Gigi berlubang, kata dia, bila terkena infeksi dan dapat menyebabkan pembengkakan. " Gigi berlubang disebabkan makanan yang manis dan melekat pada gigi yang sangat disukai oleh anak-anak. Dan mereka pada umumnya belum mampu memelihara kebersihan mulutnya sendiri dan kebiasaan minum susu botol, terutama sebelum tidur." Sedangkan kelainan pada gusi, yakni pembengkakan karena infeksi dari gigi keropos, luka-luka pada gusi karena kekurangan vitamin C serta luka karena tertembus akar gigi susu "Kelainan yang disebabkan karena kebiasaan buruk, antara lain, menghisap ibu jari,menggigit bibir bawah yang mengakibatkan terjadinya kelainan pada gigi dan rongga mulut," kata dia. Cara pencegahannya, diingatkan Djunaidi, dengan memelihara kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut secara teratur dan benar. "Untuk usia 0-2 tahun dengan menggunakan waslap atau handuk basah. Setelah usia dua tahun, sebaiknya ibu membantu dan mengajari menggosok gigi dengan menggunakan sikat gigi kecil dan pasta yang mengandung flour." Saat yang tepat untuk menggosok gigi, anjurnya, adalah, pagi hari sesudah makan malam hari sebelum tidur, memperhatikan diet makanan, memilih makanan yang menguatkan dan menyehatkan gigiMengurangi makan-makanan yang manis karena dapat mempercepat kerusakan gigi. "Pemeriksaan gigi dan mulut secara berkala enam bulan sekali, dan minumlah tablet flour setiap hari selama dua tahun untuk menguatkan gigi terhadap serangan karies". |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
|
September 2010
| ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
29 | 30 | 31 | ||||
1 | 2 | |||||
|
Dentistry Plus, 02 - 03 Oktober 2010, Gedung Graha Jala Puspita, Jakarta |