banner
banner2

Login Anggota






Lupa Kata Sandi?
Belum memiliki akun? Daftar

Daftarkan diri Anda dan dapatkan Privileged Card secara gratis.

No users online
Guests: 23

Site Counter

1,215,455 visitors and counting!1,215,455 visitors and counting!1,215,455 visitors and counting!1,215,455 visitors and counting!1,215,455 visitors and counting!1,215,455 visitors and counting!1,215,455 visitors and counting!
Mengganti mahkota logam dengan mahkota keramik E-mail

Meningkatnya kesadaran estetis pasien, telah menyebabkan beberapa pasien yang pada masa lalu giginya direstorasi dengan mahkota logam ingin diganti dengan mahkota yang tidak terlihat palsu, keramik merupakan salah satu alternatif bahan pengganti yang dapat dianjurkan.

Preparasi

Sebelum dilakukan preparasi terlebih dahulu dilakukan pembongkaran mahkota logam, gunakan bor Tri Hawk, tidak removal karena hentakan berulang kali dapat merusak ligamen periodontal. Setelah mahkota logam terlepas barulah dilakukan preparasi dengan memperhatikan pergantian bahan dari logam ke keramik. Pada preparasi untuk mahkota logam, tepinya dibuat cukup tipis, hal ini tidak cocok untuk mahkota keramik karena ada syarat ketebalan minimum. Tetapi sebaliknya dibagian oklusal jangan terlalu eksesif pengurangannya dan perlu dihindari adanya open tapering.

Untuk menghindari nekrosis gigi lakukan preparasi secara intermiten. Untuk mendapatkan tepi preparasi yang eduquat tanpa melukai gingival gunakan Espasyl Acteon yang lebih tidak destruktif dibandingkan menggunakan gingival cord. Untuk menghindari ngilu setelah preparasi gunakan handpiece hight speed dengan semburan air internal. Dapat pula diberikan System Desintizer Ivoclar Vivadent atau bonding self ect dengan dasar air, misalnya Adhese One Ivoclar Vivadent. Material ini mempunyai kemampuan sebagai bacterial inhibitor utamanya S. Mutans, Hindarkan bonding self etch yang dasarnya aseton, karena bersifat iritatif.

Celah awal preparasi didapat dengan menggunakan bor fisur paling kecil dengan ring hijau, baru dilanjutkan dengan bor yang lain. Untuk bagian oklusal, ukur reduksinya dengan menggunakan diameter round bur yang sudah kita ketahui diameternya, minta pasien pelan-pelan menggigit, sehingga kita tahu celah antara cusp gigi dengan fisur gigi antagonisnya.

Untuk membuat akhiran gunakan gunakan bor ulrasonic scalling yang tipnya diganti diamond. Akhiran yang dibuat adalah shoulder. Usahakan kekasaran di permukaan gingival tidak lebih dari 20 mikron, caranya dengan meletakkan kertas artikulasi, tarik kertas tersebut kalau sobek atau cacat, berarti masih terlalu kasar, atau bahkan ada undercut. Hasil preparasi mulus bisa didapat dengan mengurangi sudut-sudut tajam menggunakan Tungsteen carbide Bur Low Speed (seperti Dumont). Setelah itu bisa digunakan composite sandpaper strip seperti Soflex Strip (3M ESPE) sisi abu-abunya. Atau bisa juga menggunakan Enamel Bur Adjustment Kit dari Shofu.

Percetakan

Keringkan gigi yang sudah dipreparasi, bila sudah diaplikasikan desentizer atau bonding self etc maka tinggal disemprot udara, bila tidak menggunakan material tersebut maka keringkan gigi dengan menggunakan foam pellet (Pele Tim dari Voco), hindarkan cotton pellet karena apabila permukaan preparasi kasar ada peluang serabut kapas tertinggal.

Percetakan dapat menggunakan tripel tray dari premier, Polybite Dentamerica, atau Exactatray Premier. Dengan wash technique, gunakan VPS (Vinyl Polysiloksane) puty sebai base, kemudian dengan mixing tips aplikasikan wash material yang viskositasnya rendah agar bisa menutup seluruh area. Untuk mahkota tunggal bisa digunakn elastomeric syringe.

Letakkan bahan cetak pada sendok cetak kemudian masukkan kedalam mulut pasien dengan passive pressure, hindarkan sendok cetak mengenai permukaan gigi, bila sudah mengeras keluarkan perlahan, jangan dengan satu sentakan.

Rujukan Laboratorium

Untuk memberi panduan keoada laboratorium agar pembuatan restorasi tidak memperlebar embrasure sehingga ruang interdental melebar, maka diberi tanda untuk posisi titik kontaknya, buatlah bite registration. Rendam hasil cetakan dalam larutan disentekfan sanitizer (EZ-Clean, 3M), tidak perlu dicor dengan gips karena destabilisasi terjadi setelah 7 hari.

Untuk pedoman warna gigi lihatlah gigi sebelah mesial bandingkan dengan shade guide, informasikan kepada laboratorium warna bagian servikal dan warna cups.

Mahkota sementera

Gunakan mahkota sementara siap pakai seperti Protemp Crown 3M ESPE, bentuk bentuk anatominya sudah jadi, tinggal penyusaian ketinggiannya. Kekurangan dari material ini adalah tiadanya pilihan warna dan setelah light cure, menjadi agak fragile. Bila menggunakan semen glass ionomer, seringkali warna mahkota sementara berubah menjadi lebih putih. Alternatif lain menggunakan System Crown Ivoclar Vivadent, hanya saja harus dilakukan pencetakan dulu sebelum membongkar restorasi lama, kemudian cetakan tersebut diisi dengan System Crown, insersi, setting, lepas, buang kelebihannya sementasi.

Try-in

Setelah mahkota jadi, lepaskan mahkota sementara dengan scaller, jangan crown retractor karena akan merusak ligamen periondontal. Dalam kondisi kering dan bersih insersikan mahkota keramik tanpa sementasi, keringkan permukaan oklusalnya beri larutan glycerin atau vaselin cair, letakan kertas artikulasi di oklusal, gigitkan. Bila ditemukan tindasan seperti cicin (walaupun bentuknya tidak persis bulat), lalukan pengurangan dengan Pocelain Laminate Polishing FG kit dari Shofu atau Optra Fine Ceramic dari Ivoclar Vivadent kemudian poles dengan pasta khusus keramik Optrafine HP Polishing paste dari Ivoclar Vivadent. Apabila terlalu banyak bagian yang harus dikurangi kembalikan ke laboratorium.

Insersi

Gigi dibersihkan dengan Proxyt dari Ivoclar Vivadent atau dengan pumice, setelah bersih, dicuci dan keringkan. Mahkota dietsa dengan menggunakan Ceramic Etching Gel dari Ivoclar Vivadent, kemudian dicuci dan dikeringkan. Lanjutkan dengan aplikasi silane Monobond-S Ivoclar Vivadent, diamkan sekitar 10 detik, baru aplikasikan material semen. Perlu diingat dalam melakukan sementasi adalah pemilihan bahan semen yang cocok dengan jenis keramiknya, perhatikan petunjuk dari laboratorium.

Aplikasikan semen pada permukaan anatomi mahkota, kemudian diinsersikan, untuk menjaga tetap stabil tanpa tekanan gunakan Viva Stick untuk memegang mahkota sambil bersihkan kelebiahn semen dengan foam pellet. Masukkan dental flos ke interdental di proksimal kemudian sinari dengan wafe atau dengan teknik super cure.

Lakukan pemeriksaan kontur restorasi, harmoni fungsional dengan gigi sebelah serta jaringan lunak, ukuran, bentuk, oklusi, tidak ada premature contact, tidak ada open contact, tidak ada marginal overhang, serta tidak terlihat adanya iritasi pada jaringan lunak.

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >